Seminggu setelah Rekia
bergabung dengan batalyon Landga ia kemudian diangkat menjadi salah satu kapten
di batalyon tersebut. Misi pertamanya adalah penghapusan gerakan bawah tanah
sector A71 yang dilakukan oleh organisasi terlarang Seryura. Adapun Seryura
adalah sebuah gerakan terlarang yg dipimpin oleh Syura Linc, tujuan mereka
adalah menggulingkan seluruh pemerintahan Shira . Syura Linc adalah putra
pertama dari 3 bersaudara anak Yura Linc yang merupakan salah satu dari 3 orang
pendiri Detrous.
Pada misi pertamanya tersebut tidak
ada masalah yg cukup berarti baginya. “Kenapa harus ada organisasi pemberontak
ditengah gejolak pertempuran antar Negara yg sedang berlangsung ? ” , “Bukannya
bersatu untuk melawan Zentar..” kata Rekia,
“Justru inilah saat yg mereka tunggu untuk menggulingkan pemerintahan
yang ada, karena konsentrasi prajurit kerajaan terpecah dan pula berkurangnya
kepercayaan rakyat thd pemerintah akibat peperangan, itu sangat menguntungkan
mereka” .
Ketika mereka sedang berdiskusi
disebuah warung makan pinggir jalan kota Morq, terdengar kabar bahwa Daftar abu-abu
telah terbit. Daftar abu-abu adalah sebuah daftar buronan yang diterbitkan oleh
organisasi antarnegara dimana buronan dalam daftar tersebut dicantumkan bukan
berdasar dari kejahatannya melainkan berdasar dari siapa yg berani membayar
untuk kepalanya, tak peduli orang baik atau seorang penjahat.
Mereka terkejut ketika mereka
menemukan bahwa Rekia masuk dalam Daftar Putih dengan banderol 15juta Ris.
Sebuah harga yang tinggi untuk orang yg baru pertama kali masuk Daftar abu-abu.
“ Siapa yg telah mematok harga untuk kepalaku??haa?? “ Sontak Rekia terkejut, “
Disini tak tertulis siapa pembuka sayembara untuk kepalamu ini, disini hanya
tertulis tempat penukaran uangnya saja.” , “Dan lebih baik mulai sekarang kau
lebih hati-hati dalam ‘melangkah’ Rekia, karena dimanapun dan kapanpun nyawamu
dapat melayang”. Dalam daftar itu pula terpampang Wajah Chev Shira dengan
banderol 250juta Ris, Xaver “Sinar
Putih” seharga 30juta Ris, Yuzza “Mata Elang” seharga 60juta Ris. Adalah Xaver
seorang komandan pasukan batalyon 6 yang membantu Yuzza membunuh Wakil Chev
Kerajaan Zentar dalam pertempuran sector B21. Lalu ada pasangan Robert “Kera dari Timur” seharga 100juta Ris dan
Vivian “Nona dari Timur” seharga 75juta Ris. Pasangan tersebut adalah yang
disebut sebut sebagai pembunuh bayaran terkeji dimana seluruh organ dalam
korbannya diambil dan dijadikan sebagai persembahan, adalah korban yg plg
populer yg mereka bunuh adalah Homiuz, chev dari Nortdas, mereka menggantung
mayatnya setelah mengambil semua organnya ditiang istana ibukota Nortdas. Hal
itu sempat menjadi Polemik Dunia tentang siapa yg mengirim mereka untuk
membunuh Chev Nortdas yg memicu gejolak peperangan antar negara.
“Dilihat dari semakin banyaknya ‘orang
kita’ yang masuk daftar abu-abu sepertinya peperangan akan semakin bergejolak,
hanya tinggal menunggu waktu saja kita ‘berbalas pantun’ dengan zentar,
tinggalah menunggu hingga semua terlihat jelas tentang siapa yang membunuh siapa,
dan siapa yang memburu siapa. “ Gumam Landga, “ Namun pertempuran ini terasa
timpang jika ditilik dari kekuatan Ultimer yg mereka gunakan, bayangkan saja 1500 pasukanku yg semula memukul mundur
pasukan Zentar, hanya dalam satu jurus dan beberapa puluh menit kemudian hanya
tersisa 250 prajurit dan 5 menit kemudian hanya akulah yg tersisa” balas Rekia,
“Ditambah lagi dengan tidak percayanya Chev dengan informasi yg telah
kuberikan. Hal ini mengakibatkan tidak ada persiapan yang matang dalam
menghadapi Gees. “ imbuhnya.
Landga hanya terdiam sambil
menikmati Tehnya, dan Rekia terus mengungkapkan kekesalannya hingga hari
menjelang sore. Sinar hangat dari barat pun menyelinap dari bilik bambu tempat
tersebut. Dimana semuanya terasa damai dan nyaman diiringi suara orang yg lalu
lalang sebelum semuanya berubah menjadi medan pertempuran. “Ya, nikmati saja
selagi mungkin. ” itulah kalimat yg tiba-tiba keluar dr mulut Landga yg tidak
dapat dimengerti oleh Rekia.
Dan_30
April 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar