Selasa, 10 Juli 2012

ALKISAH 6 PENDEKAR


 Saat itu aku masih bersekolah di salah satu SMA negeri di kota Yogyakarta. aku punya beberapa temen yang sering jalan bareng. Pertama sii Jax ini dia yg plg ngerti sejarah hidup gue mulai dr TTL gue, alamat, tongkrongan, MiFa-MaFa, Aib, asmara, sampe-sampe dia tau apa yg gue lakuin ketika gue kebelet boker tp cuma nemu kloset duduk, yaitu dengan menaiki kloset tsb sehingga terciptalah posisi nangkring jongkok diatas kloset, ya jujur aja lah gue emang plg ga bs klo harus disuruh boker gaya duduk. Dan ketika gue dan dia bersama pasti banyak terjadi kekonyolan yg kita perbuat. Dan dia tau persis gmn cara gue galau, suatu ketika gue pernah galau gara gara habis putus, ya nggak banyak kometar lah ya. Yang gue lakuin Cuma nyetel musik galau, waktu itu gue setel lagunya Kapten malaikat cinta,mampuuss kena banget ga tuh buat galau, plus tiduran tengkurep dengan wajah menghadap latai disembarang tempat. Persis kek orang mati. Atau ketika gue lagi seneng, biasa kalau gue lagi seneng, gue nyanyi-nyanyi ga jelas, kadang ga kenal waktu. Pernah krn lg seneng beyut pas lg pelajaran gue secara tidak sadar nyanyiin lagunya Didi Kempot – Sewu Kuto- sampe dilempar penghapus sama pak guru 2 kali, kenapa 2 kali? Karena yg pertama gue tepis, reflect gue emang Teopebegete dah, itulah hasil latian gue selama 2 tahun dijepang jadi temen seperguruannya Naruto, dan ketika gue mau nepis tembakan yang kedua mental gue runtuh karena tembakan tersebut dibarengi dengan geraman sang guru yang sangat berharap penghapus itu kena tepat sasaran, dan berhubung gue murid yang baik, dan teladan bagi para siswa yang lain, gue akhirnya mengalah, gue kena tepat dijidat. HEAD SHOT.

Dan yang Kedua itu Steven, badannya tinggi keker macem kuli pasar, tp hatinya mellow abis, dia ngajar preman pernah, ngajar anak sma lain sudah biasa, nantang polisi pun dijabanin walaupun berakhir dengan peknggo, namun ketika hanya diucap sebuah kalimat yang sama dengan yang gue terima tepat sebelum gue galau yaitu “ kita putus ya “ , dia langsung rontok bagaikan wajahnya Ryo ditonjok sama mektesen yang seketika berguguran smua giginya. Ya kira-kira seperti itulah analoginya. Kebetulan banget gue adalah salah satu dari 3 saksi hidup prosesi pemutusan tersebut. 3 orang tersebut adalah Steven, mantannya, dan gue. Sesaat setelah prosesi sih steven masih sok cool banget ngadepinnya, sampe akhirnya mantannya tersebut pergi dan gue lah yang kena imbasnya. Langsung dah dia nglekar dilantai sambil teriak-teriak ga jelas, sesaat gue kira itu bahasa roh, namun smua menjadi jelas di ujung bahasanya “hiaaaiiaiiaiiaiaiiaiiaaaiiaiiaiaweewuaawuawuaaassuuuuuu”. Dan gue Cuma manggut-manggut.
Ketiga  itu sii Encrit, ini yang paling ganteng dan keren dr kelompok gue.Dia diidolai para wanita, banyak bgd cewe yg ngejar ngejar dia, tp kayaknya dia Cuma stay cool.Tp karena saking staynya dan saking coolnya alias dingin dia ga pernah merasakan cinta. Meskipun ganteng , keren, dan digilai para wanita tapi ada satu yang dia ga punya, yaitu rayuan, dia plg ga bisa yang namanya ngerayu cewe. Pernah sekali waktu dia suka sama cewe tp dia ga berani bwt ngrayu ato ngecengin. Yaudah deh kesamber orang. Gue sih Cuma ngakak liatny..meskipun gue sendiri juga jomblo, tp plg tidak gue bisa bahagia dg melihat org lain jomblo juga kyak gue.MAMPUS.
Selanjutnya itu sii Riyo, sekedar info aja, ini orang yang paling ‘rai gedhek’  alias ga punya malu dalam kelompok kami. Dia sering memanfaatkan rasa ketidak punya maluan yang dia punya dengan memberanikan diri berkenalan dengan cewe cantik yg dia temui, bahkan minta nope segala. Pernah dia apes abis kenalan sama cewe lgs minta nopenya, dikasih sih dikasih tapi yaa itu…dikasih nomor hape salah satu catering yang cukup terkenal di jogja. Sempat dia telfon ke nomor itu, ada sahutan yang manis awalnya seperti, “selamat siang..ada yang bisa saya bantu?” , “emmm…ini Chika ya? Lembut banget dehh suaranya..” , “iya…mau pesan partai apa bapak?”. Sampai situ kami sudah mulai curiga tentang kebenaran siapakah chika tersebut..,kok semacam waiters ditongkrongan tempat gue biasa nangkring ya. “ hah..maksutnya? ini Ryo yang kemaren siang dimall itu lho..inget kan? “ , “maaf bapak? Ini *tuuut(menyebutkan sebuah jasa catering yg namanya nyrempet-nyrempet chika) “ nah sampai sini sudah terlihat sangat jelas bahwa sii Ryo dikibulin sama tuh cewe, “jiahhh…saya pesan partai politik aja deh mbak” kemudian, “tuut tuuut tuuut tuuut tuuut”. Nah…dr kelakuan yg sering Ryo lakukan itu yang ternyata lebih banyak kearah bodoh dan konyol ketimbang disebut dg tindakan pemberani, saya dapat menarik kesimpulan bahwa, terkadang ga punya malu itu penting, namun hanya dalam kadar yang diizinkan Pemeritah saja. Tidak berlebihan,  PD boleh aja, tp klo kePDan ya jadinya bukan Percaya Diri  lagi tapi jadinya ‘Pekok Dewe’ .
Terakhir sii Kunyuk, nah ini yang paling gue tunggu-tunggu. Istilahnya “tiada kesan tanpa kehadiranmu” dah..eh mungkin lebih tepat “ tiada kesan tanpa kehadiran mobilmu” . Yaa…mungkin sampai sini para pembaca sudah dapat menggambarkan bagaimana sii Kunyuk itu. Selain sumber transportasi kami ia juga berperan sebagai sumber logistic kami. Tidak bisa dibayangkan bagaimana kelangsungan hidup kami tanpa sii Kunyuk…hampaa…hambarr..ngga gurih kurang kriuk. Mungkin sampai pada kalimat ini para pembaca mempresepsikan kami ini sebagai teman yang suka manfaatin sii Kunyuk, namun pada hakekatnya yang tertuang pada Teks Pembukaan Alinea ke IV tahun 1945, hal itu tidak benar, sekali lagi gue garis bawahi tidak benar, atau mungkin biar lebih mantab dan meyakinkan, penekanannya gue pake CAPS LOCK + Garis Bawah+ Font Color Merah dan dengan hiasan karangan bunga serta lampu kedap kedip biar meriah sekalian…. Okelah gue akuin kami ini sedikit manfaatin, emmmm…ya mungkin terkadang ajj sih manfaatinnya…ummmm..ya cuma klo Week End aja paling manfaatinnya nggak sering……eemmmmmm….mungkin cuma kalo lagi masa liburan aja kok……..,oke okeeee, setiap hari kami manfaatin dia. PUASS???. Eh…enggak denk…kita ga pernah mafaatin dia kok. Memang dasarnya aja dia orangnya baik banget jadi mau mau aja dia ngelakuin itu semua hahhahhaha J

Special thank’s to: Kunyuk J
Dan_27 February 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar