Saat
itu aku masih bersekolah di salah satu SMA negeri di kota Yogyakarta. aku punya
beberapa temen yang sering jalan bareng. Pertama sii Jax ini dia yg plg ngerti
sejarah hidup gue mulai dr TTL gue, alamat, tongkrongan, MiFa-MaFa, Aib,
asmara, sampe-sampe dia tau apa yg gue lakuin ketika gue kebelet boker tp cuma
nemu kloset duduk, yaitu dengan menaiki kloset tsb sehingga terciptalah posisi
nangkring jongkok diatas kloset, ya jujur aja lah gue emang plg ga bs klo harus
disuruh boker gaya duduk. Dan ketika gue dan dia bersama pasti banyak terjadi
kekonyolan yg kita perbuat. Dan dia tau persis gmn cara gue galau, suatu ketika
gue pernah galau gara gara habis putus, ya nggak banyak kometar lah ya. Yang
gue lakuin Cuma nyetel musik galau, waktu itu gue setel lagunya Kapten malaikat
cinta,mampuuss kena banget ga tuh buat galau, plus tiduran tengkurep dengan
wajah menghadap latai disembarang tempat. Persis kek orang mati. Atau ketika
gue lagi seneng, biasa kalau gue lagi seneng, gue nyanyi-nyanyi ga jelas, kadang
ga kenal waktu. Pernah krn lg seneng beyut pas lg pelajaran gue secara tidak
sadar nyanyiin lagunya Didi Kempot – Sewu Kuto- sampe dilempar penghapus sama
pak guru 2 kali, kenapa 2 kali? Karena yg pertama gue tepis, reflect gue emang
Teopebegete dah, itulah hasil latian gue selama 2 tahun dijepang jadi temen
seperguruannya Naruto, dan ketika gue mau nepis tembakan yang kedua mental gue
runtuh karena tembakan tersebut dibarengi dengan geraman sang guru yang sangat
berharap penghapus itu kena tepat sasaran, dan berhubung gue murid yang baik,
dan teladan bagi para siswa yang lain, gue akhirnya mengalah, gue kena tepat
dijidat. HEAD SHOT.
Dan
yang Kedua itu Steven, badannya tinggi keker macem kuli pasar, tp hatinya
mellow abis, dia ngajar preman pernah, ngajar anak sma lain sudah biasa,
nantang polisi pun dijabanin walaupun berakhir dengan peknggo, namun ketika
hanya diucap sebuah kalimat yang sama dengan yang gue terima tepat sebelum gue
galau yaitu “ kita putus ya “ , dia langsung rontok bagaikan wajahnya Ryo
ditonjok sama mektesen yang seketika berguguran smua giginya. Ya kira-kira
seperti itulah analoginya. Kebetulan banget gue adalah salah satu dari 3 saksi
hidup prosesi pemutusan tersebut. 3 orang tersebut adalah Steven, mantannya, dan
gue. Sesaat setelah prosesi sih steven masih sok cool banget ngadepinnya, sampe
akhirnya mantannya tersebut pergi dan gue lah yang kena imbasnya. Langsung dah
dia nglekar dilantai sambil teriak-teriak
ga jelas, sesaat gue kira itu bahasa roh, namun smua menjadi jelas di ujung
bahasanya “hiaaaiiaiiaiiaiaiiaiiaaaiiaiiaiaweewuaawuawuaaassuuuuuu”. Dan gue
Cuma manggut-manggut.
Ketiga itu sii Encrit, ini yang paling ganteng dan
keren dr kelompok gue.Dia diidolai para wanita, banyak bgd cewe yg ngejar
ngejar dia, tp kayaknya dia Cuma stay cool.Tp karena saking staynya dan saking
coolnya alias dingin dia ga pernah merasakan cinta. Meskipun ganteng , keren,
dan digilai para wanita tapi ada satu yang dia ga punya, yaitu rayuan, dia plg
ga bisa yang namanya ngerayu cewe. Pernah sekali waktu dia suka sama cewe tp
dia ga berani bwt ngrayu ato ngecengin. Yaudah deh kesamber orang. Gue sih Cuma
ngakak liatny..meskipun gue sendiri juga jomblo, tp plg tidak gue bisa bahagia
dg melihat org lain jomblo juga kyak gue.MAMPUS.
Selanjutnya itu sii Riyo,
sekedar info aja, ini orang yang paling ‘rai gedhek’ alias ga punya malu dalam kelompok kami. Dia
sering memanfaatkan rasa ketidak punya maluan yang dia punya dengan
memberanikan diri berkenalan dengan cewe cantik yg dia temui, bahkan minta nope
segala. Pernah dia apes abis kenalan sama cewe lgs minta nopenya, dikasih sih
dikasih tapi yaa itu…dikasih nomor hape salah satu catering yang cukup terkenal
di jogja. Sempat dia telfon ke nomor itu, ada sahutan yang manis awalnya seperti,
“selamat siang..ada yang bisa saya bantu?” , “emmm…ini Chika ya? Lembut banget
dehh suaranya..” , “iya…mau pesan partai apa bapak?”. Sampai situ kami sudah
mulai curiga tentang kebenaran siapakah chika tersebut..,kok semacam waiters
ditongkrongan tempat gue biasa nangkring ya. “ hah..maksutnya? ini Ryo yang
kemaren siang dimall itu lho..inget kan? “ , “maaf bapak? Ini
*tuuut(menyebutkan sebuah jasa catering yg namanya nyrempet-nyrempet chika) “
nah sampai sini sudah terlihat sangat jelas bahwa sii Ryo dikibulin sama tuh
cewe, “jiahhh…saya pesan partai politik aja deh mbak” kemudian, “tuut tuuut
tuuut tuuut tuuut”. Nah…dr kelakuan yg sering Ryo lakukan itu yang ternyata
lebih banyak kearah bodoh dan konyol ketimbang disebut dg tindakan pemberani,
saya dapat menarik kesimpulan bahwa, terkadang ga punya malu itu penting, namun
hanya dalam kadar yang diizinkan Pemeritah saja. Tidak berlebihan, PD boleh aja, tp klo kePDan ya jadinya bukan
Percaya Diri lagi tapi jadinya ‘Pekok
Dewe’ .
Terakhir sii Kunyuk, nah
ini yang paling gue tunggu-tunggu. Istilahnya “tiada kesan tanpa kehadiranmu”
dah..eh mungkin lebih tepat “ tiada kesan tanpa kehadiran mobilmu” .
Yaa…mungkin sampai sini para pembaca sudah dapat menggambarkan bagaimana sii
Kunyuk itu. Selain sumber transportasi kami ia juga berperan sebagai sumber
logistic kami. Tidak bisa dibayangkan bagaimana kelangsungan hidup kami tanpa
sii Kunyuk…hampaa…hambarr..ngga gurih kurang kriuk. Mungkin sampai pada kalimat
ini para pembaca mempresepsikan kami ini sebagai teman yang suka manfaatin sii
Kunyuk, namun pada hakekatnya yang tertuang pada Teks Pembukaan Alinea ke IV
tahun 1945, hal itu tidak benar, sekali lagi gue garis bawahi tidak benar, atau
mungkin biar lebih mantab dan meyakinkan, penekanannya gue pake CAPS LOCK + Garis
Bawah+ Font Color Merah dan dengan hiasan
karangan bunga serta lampu kedap kedip biar meriah sekalian…. Okelah gue akuin
kami ini sedikit manfaatin, emmmm…ya mungkin terkadang ajj sih
manfaatinnya…ummmm..ya cuma klo Week End aja paling manfaatinnya nggak sering……eemmmmmm….mungkin
cuma kalo lagi masa liburan aja kok……..,oke okeeee, setiap hari kami manfaatin
dia. PUASS???. Eh…enggak denk…kita ga pernah mafaatin dia kok. Memang dasarnya
aja dia orangnya baik banget jadi mau mau aja dia ngelakuin itu semua
hahhahhaha J
Special thank’s to: Kunyuk J
Dan_27 February 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar