Minggu, 22 Januari 2012

Part 2 :From Hero To Zero !

Dua hari telah berlalu semenjak pertempuran Westdoom, begitulah orang-orang menjuluki pertempuran batalyon yang dipimpin oleh Rekia tersebut dengan Zentar. "Tidak Chev, saya yakin itu kekuatan Ultimer" ungkap Rekia tegas. "Bukankah kau tahu sendiri bahwa hal tersebut tak mungkin terjadi, ketahuilah dan sadarlah bahwa kau telah gagal. Jangan kau menambah permasalahan yg telah kau buat dengan mengarang cerita yang mustahil " sahut Chev. "Ya mungkin pengalaman anda dipertempuran jauh lebih banyak dibandingkan saya, disamping anda adalah Pimpinan Detrous, anda juga salah satu dari 5 Lenchester, jd mungkin anda tau semua seluk beluk tentang Gees, shg saya pun memaklumi jikalau anda tidak mempercayai apa yg saya katakan td, tp ketahuilah apa yang saya katakan tadi adalah benar " kata Rekia. Sesaat semua terdiam, termasuk kesebelas komandan Detrous yg berkumpul di Aula istana Vihara, ibukota kerajaan Detrous.

"Baiklah kalau begitu tuan Chev Shira, saya undur diri", tambah Rekia sambil menunduk lalu berbalik meninggalkan aula. "Lepaskan badge Detrous dari baju zirahmu itu" kata Chev cepat sesaat sebelum Rekia keluar aula. Rekia pun sejenak berhenti dan melepaskan badge Detrous yang melekat pd baju zirahnya lalu berbalik dan meletakan badge itu dimeja didepan Chev berada. Tanpa sepatah katapun Rekia berbalik dan kembali menuju pintu aula untuk keluar, hingga akhirnya Rekia sampai di depan pintu aula, lalu menatap kelangit, pelan ia berkata " Maaf..,tapi setidaknya aku telah mengatakannya kepada mereka..maaf..".
Sejak saat itu Rekia dicap sebagai orang pelarian Westdoom yg meninggalkan seluruh pasukannya untuk menyelamatkan dirinya sendiri, berbagai macam cemooh didapat dimanapun ia berada. Semula ia dipuja sebagai Pemimpin ribuan pasukan Detrous, dalam waktu singkat beralih menjadi Pecundang pelarian Westdoom, from hero to zero sepertinya itu kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan Rekia saat itu, memang bukan perkara mudah meyakinkan orang lain untuk percaya terhadap sesuatu yang mustahil untuk terjadi, namun ketahuilah bahwa tak ada yang mustahil didunia ini.
Merasa tidak diterima lagi ditengah kota-kota besar itu, Rekia pun pergi mengasingkan diri ke desa diujung Baratdaya Detrous. Disana ia bertemu Ganggar, seorang kakek tua pemilik rumah dimana Rekia sekarang tinggal. Disana ia tinggal selama 2 bulan hingga akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke Morq, kota kelahirannya. Namun sebelum ia pergi Ganggar memberikan sebuah katar miliknya kepada Rekia. Setibanya di Morq, ia menjadi anggota pasukan batalyon Landga, seorang komandan sekaligus rekannya dan satu-satunya yang mempercayai Rekia.
Kenapa Rekia kembali masuk dalam militer pasukan Detrous adalah karena itu adalah upaya nyata darinya untuk membalaskan kematian rekan-rekannya di Westdoom dan mengembalikan seluruh kehormatannya kembali. Disinilah semuanya dimulai, awal baru, dalam sebuah ambisinya yang baru pula. seperti yang dikatakan oleh Ganggar kepadanya dulu bahwa dalam sebuah kehidupan tidak ada yg benar benar abadi, semua ada masanya, dan ketika seorang komandan Rekia telah 'mati', telah dilupakan oleh semua orang, bolehlah ia 'hidup' lagi sebagai Rekia saja, dimana semuanya baru, termasuk ambisinya.


Dan_22 Januari 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar